Sabtu, 08 Desember 2018


KOMUNITAS SEPEDA GUNUNG DI BANDUNG

INI DIA BEBERAPA KOMUNITAS SEPEDA DI BANDUNG


Mengenal komunitas sepeda di Bandung satu per satu sebenarnya sangat sulit, mengingat di kota ini banyak sekali komunitas sepeda yang dibentuk. Baik yang aktif mau pun tidak aktif atau yang terkenal mau pun tidak terkenal. Hal itu sekaligus menunjukkan bahwa Bandung adalah masyarakat yang guyub dan senang berkumpul. Keguyuban tersebut terbukti dari keanggotaan satu komunitas yang umumnya berasal dari beragam wilayah, dari orang-orang yang asalnya tidak saling mengenal, namun bisa disatukan dengan visi yang sama.

INI DIA BEBERAPA KOMUNITAS SEPEDA DI BANDUNG

Mengenal komunitas sepeda di Bandung, sebenarnya bisa dilihat dari penampilan mereka saat bersepeda. Alasannya sangat sederhana, sebab masing-masing komunitas sepeda di kota ini memang memiliki keunikan tersendiri. Seperti apa komunitas sepeda yang ada di Bandung? Berikut adalah ulasannya.

PASOBAN (PAGUYUBAN SEPEDA ONTHEL BANDUNG)

Dari namanya yang berbau buhun (tempo dulu) sudah dapat dipastikan bahwa ini adalah perkumpulan dari sepeda-sepeda antik. Memang benar dan mereka dibina langsung oleh Disbudpar Kota  Bandung, sebagai relawan kegiatan pariwisata di bandung.

PSSB (PAGUYUBAN SEPEDA BAHEULA BANDUNG)

Mereka biasanya berkumpul pada hari minggu, di Bandung Car Free Day, Dago. Cara mengenalinya sangatlah mudah, sebab komunitas ini biasa mengendarai sepeda othel dengan dandanan unik nan jadoel (berbau kolonial).

JARAMBAH

Jarambah dalam bahasa Sunda berarti suka bermain jauh, namun lebih identik pada anak kecil. Uniknya, penggunaan kata jarambah ini merujuk pada orang tua atau lansia yang senang bermain jauh. Jarambah adalah komunitas sepeda santai untuk orang tua atau lansia, namun dalam perkembangannya, banyak juga anak muda bergabung.

KOSKAS

Komunitas Sepeda Kaskus Bandung ini dibentuk sebagai sarana pertemuan para kaskuser yang berada di Bandung.

SELI

Namanya memang seperti nama perempuan yang menunjukkan keanggunan atau kecantikan. Namun nama tersebut sebenarnya meupakan singkatan dari sepeda lipat. SELI memang salah satu komunitas sepeda lipat yang ada di Bandung.

BDBMX

Bandung BMXadalah klub sepeda yang tidak hanya terbentuk atas dasar hobby, tetapi juga sarat prestasi. Klub BMX ini bahkan telah terkenal hingga ke luar negeri sehingga mampu mengharumkan nama bangsa. Atraksi-atraksinya bisa dilihat langsung dalam latihan rutin di lapangan Saparua Bandung, atau mengakses videonya di youtube.

BANDUNG CYCLING CHIC

Para lelaki mungkin akan takjub dan terkesima dengan komunitas ini, sebab anggotanya adalah Mojang Bandung yang cantik dan modis. Banhkan banyak anggotanya yang mengatakan bahwa merk atau tipe sepeda tidaklah penting, yang lebih penting adalah bagaimana tampil cantik dan modis meski bersepeda.
Selain komunitas sepeda di Bandung tersebut, masih banyak lagi komunitas lain yang belum disebutkan. Untuk lebih mengetahunya mari datang ke Bandung dan saksikan keunikan komunitas-komunitas sepeda yang ada di Bandung.


Sekian artikel saya yang ke-60, berikutnya saya akan membahas tentang Komunitas sepeda Gunung Surabaya






KOMUNITAS SEPEDA GUNUNG TANGERANG



KOMUNITAS SEPEDA GUNUNG TANGERANG



Para pecinta sepeda pasti sudah sangat mengenal komunitas sepeda gunung Indonesia Mountain Bike (MTB) Community Jalur Pipa Gas (JPG). Komunitas sepeda gunung yang didirikan tahun 1995 ini, telah berulang kali menggelar berbagai even penting untuk tingkat nasional dan internasional.
Ketua Indonesia Mountain Bike Community Jalur Pipa Gas, Devin menjelaskan, komunitas yang berdomisili di Jalan Raya Lengkong Gudang Timur (Leguti), Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ini merupakan komunitas sepeda gunung tertua dan terbesar di Indonesia.
“Karenanya, hingga saat ini telah menjadi barometer sepeda gunung nomor cross-country di negeri tercinta ini,” kata Devin.
Devin melanjutkan, dalam hal even yang membesarkan nama komunitas dan mengharumkan nama Tangsel, pihaknya telah melakukan banyak hal.
“JPG Race 3 M Tahun 2004 sebanyak 3 series, MTB Trend 2007 & 2008 yang dihadiri ribuan pengunjung serta club dan komunitas sepeda seluruh Indonesia. Endurance 10 lap / 4 jam di JPG Mountain Bike Park yang diikuti 180 peserta atlit dan non atlet,” terang Devin.
“Belum lagi, even JPG Bight Ride / Night Race, JPG XC Race Championship yang diikuti ratusan atlet dan non atlet. JPG BSD Race 1-3 hingga JPG-Kemenpora Bike Marathon dan MTB XC Open Championship. Masih banyak even yang telah kami laksanakan,” tambah Devin.
Namun, mulai timbul kendala disaat track area JPG yang berlokasi di Leguti tersebut mulai ditembok dan alat-alat berat mulai beroperasi.
“Track area itu tanahnya Sinar Mas dan sekarang ingin dibangun, kami tidak bisa berkata apa-apa. Karena memang milik Sinar Mas,” papar Devin.
Akhirnya, komunitas sepeda gunung itu terancam tak bisa melakukan pelatihan dan aktifitasnya, karena track areanya mulai di pasang pagar dan beroperasinya alat berat.
Kemudian, Devin bersama pengurus JPG lainnya mencoba mencari solusi ke Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
“Kami coba mencari solusi ke Pemkot Tangsel. Karena, Sangat disayangkan bila komunitas sebesar JPG yang sudah mengharumkan nama Tangsel ini harus mencari track area ke daerah lain,” jelasnya.
Denmen, pengurus JPG lainnya menambahkan, pihaknya berharap agar Pemkot Tangsel dapat menyediakan lahan yang dapat dijadikan track area. Agar, JPG dapat terus berekspresi dan terus melahirkan atlit-atlit professional yang kedepannya tetap membawa harum nama Tangsel.
“Kami berharap Pemkot Tangsel dapat mendengar aspirasi kami untuk penyediaan lahan track area,” pungkas Denmen.



Sekian artikel saya yang ke-59, berikutnya saya akan membahas tentang Komunitas sepeda Gunung Di Bandung.





KOMUNITAS BMX TEMANGGUNG



KOMUNITAS BMX TEMANGGUNG



Gaya BMX terinspirasi dari trend motocross yang berawal pada tahun 1970 di California Selatan, Amerika Serikat. Ketika itu, banyak anak-anak yang mulai memacu sepeda mereka di trek tanah. Sampai saat ini, kepopuleran BMX telah merajalela hingga ke berbagai penjuru dunia.
Salah satu yang terkena virus BMX adalah Indonesia. Banyak kalangan, dari anak-anak hingga dewasa yang hobi dengan sepeda BMX. Akan tetapi, kini trend penggunaan sepeda BMX tidak hanya mencakup untuk moda transportasi harian.
Cakupan dari fungsi sepeda BMX bahkan kini lebih mengarah ke prestasi. Tak sedikit pemakaian sepeda BMX digunakan dalam adu skill di berbagai kompetisi atau hanya sekadar alat untuk menunjukkan atraksi. Tak dipungkiri pula, saat ini komunitas pecinta sepeda BMX bisa ditemukan di banyak lokasi.

Satu wilayah yang para muda-mudinya terjangkit demam sepeda BMX adalah Kota Temanggung, sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Di kabupaten yang banyak memiliki dataran tinggi dan pegunungan ini, lahirlah komunitas sepeda BMX Pendopo Street Temanggung.
"Pendopo Street sudah lama berdiri, sejak tahun 2001. Awal mula lahirnya Pendopo Street, saya dan beberapa teman sesama penghobi BMX ketemu di Pendopo Alun-alun Temanggung. Lalu kita sepakat bikin komunitas BMX. Kalau nama Pendopo Street sendiri berasal dari tempat pertama kali nongkrong, yaitu di Pendopo Kabupaten Temanggung," buka Didi, salah satu pendiri Pendopo Street.
Komunitas BMX Pendopo Street Temanggung pada awal mula berdiri memiliki sekitar 25 anggota. Namun kini karena banyaknya kesibukan para membernya, hanya menyisakan 10an orang. "Gak ada syarat khusus kalau mau gabung. Yang penting sama-sama penghobi sepeda BMX. Gak punya BMX juga boleh kalau mau gabung," sambung Didi.

Meski hanya memiliki jumlah anggota yang terbilang sedikit, namun BMX Pendopo Street Temanggung hingga kini masih solid dengan beragam kegiatan. Mereka masih sering kumpul setiap malam -khususnya malam minggu- untuk berlatih atau sekadar silaturahmi. Momen ini juga mereka manfaatkan untuk bertukar informasi seputar trik-trik freestyle terbaru, mereparasi sepeda, dan juga menyebar info lomba.
"Kegiatan kami saat ini lebih sering ikut-ikut baksos (bakti sosial). Selain itu juga, kita sering menghadiri undangan untuk mengisi acara di berbagai kegiatan," papar Didi dalam perbincangan santainya dengan jurnalis SPORTKU.com.

Tak hanya menjadi 'sarang' untuk menambah teman. Namun keberadaan BMX Pendopo Street Temanggung juga ikut andil dalam mendongkrak prestasi, atau bisa dikatakan turutmempopulerkan Kota Temanggung ke luar daerah. "Sering juga ikut lomba, di Semarang, Jogja, Kendal hingga Pekalongan. Paling jauh pernah ikut lomba di Jakarta," singkat Didi.
Saat ini, lokasi favorit untuk nogkrong para member BMX Pendopo Street Temanggung ada di Tugu Jam atau Titik Nol KM Temanggung. Atau jika lokasi ini sedang ramai pengunjung, maka alun-alun menjadi alternatif selanjutnya bagi BMX Pendopo Street Temanggung.
"Kalau main atraksinya mau lebih maksimal lagi, kita biasanya ke GOR Kowangan. Di sana ada beberapa alat untuk mendukung atraksi. Ada rel besi, jumpingan, box seperti meja, jadi membuat penampilan teman-teman BMX Pendopo Street Temanggung lebih meriah," tutup Didi.

Sekian artikel saya yang ke-58, berikutnya saya akan membahas tentang Komunitas sepeda Gunung Tangerang





KOMUNITAS BMX KUDUS



KOMUNITAS BMX KUDUS
  


Tahun belakangan ini hobi bersepeda BMX atau Bicycle Moto-X (baca:Cross) kembali digemari oleh anak-anak muda di Indonesia, tidak ketinggalan di kota Kudus. Di kota Kretek kudus, hobi yang bisa dibilang cukup ekstrem ini berkembang dengan pesat. Hal ini di tandai dengan munculnya komunitas-komunitas penggemar sepeda BMX dari berbagai sudut kota.
Mereka yang tergabung dalam komunitas-komunitas pecinta sepeda BMX ini pada umumnya masih bersekolah di bangku sekolah menengah pertama. Diantara komunitas pecinta BMX yang ada di kudus yaitu “KUFLASBIXE FLATLAND STREET BMX”. Klub yang diketuai oleh Esa pradipta ini beranggotakan kurang lebih 30 orang. Berdiri pada 20 agustus 2007 ini bisanya berkumpul di Alun-alun simpang tujuh kudus pada setiap malam minggu.

Sekolah boleh masih SMP tapi ketika kami menyaksikan atraksi yang dilakukan anak-anak “KUFLASBIXE FLATLAND STREET BMX” cukup membuat decak kagum yang menontonnya. Ketika kami menemui mereka ketika sedang berkumpul di alun-alun kudus kami dipertontonkan sebuah atraksi yang menarik. Dari atraksi melompati orang dan atraksi lainnya yang boleh di bilang ekstrim.
Tidaklah mudah bermain BMX, karena trik-trik yang dilakukan cukup sulit dan berbahaya, serta dibutuhkan kemampuan khusus dan tentunya latihan yang serius.
“barang siapa yang ingin masuk di club KUFLASBIXE FLATLAND STREET BMX harus benar-benar mempunyai skil dan kemampuan yang kuat” kata esa pradipta sang ketua.

Sekian artikel saya yang ke-57, berikutnya saya akan membahas tentang Komunitas sepeda BMX Temanggung





KOMUNITAS BMX SOLO



KOMUNITAS BMX SOLO



Kadangkala kita harus berusaha sendiri untuk mewujudkan suatu keinginan terutama apabila apa yang kita minati tidak sesuai dengan keinginan atau program pemerintah daerah tempat dimana kita tinggal. Dan sudah seharusnya bahwa hal tersebut tidak menyurutkan niat kita untuk terus berkreasi dan melakukan segalanya dengan swadaya terutama saat pihak otoritas tidak memberikan dukungan yang mereka butuhkan.
Hal inilah yang benar-benar terjadi di kota Solo, dimana sebagian warganya, terutama kaum muda yang menyuai olahraga ekstrim BMX freestyle berinisiatif untuk mendirikan sebuah komunitas yang mereka namai Solo BMX Flatland. Komunitas ini mereka bentuk sebagai suatu wadah yang ditujukan untuk mengasah kreatifitas dan kemampuan berolahaga dengan sepeda BMX.

Selama ini para pecinta olahraga sepeda BMX belum memiliki ruang khusus yang mewadahi mereka untuk berekspresi dan melatih minat dan bakat mereka bermain sepeda BMX. Dan untuk itu mereka membutuhan bantuan dari pemerintah untuk bertindak sebagai fasilitator terhadap hobi dan minat mereka yang positif ini.
Girardt Setyawan selaku aktivis sekaligus pengagas berdirinya Solo BMX Flatland mengatakan bahwa kiprah komunitas BMX sudah me-nasional. Hal ini bisa dibuktikan dengan fakta bahwa sudah beberapa kali anak muda Solo dibawah bendera Solo BMX Flatland berhasil menyabet posisi juara dan penghargaan di ajang-ajang kompetisi BMX tingkat nasional.

Bahkan menurut pengakuannya, Girardt sendiri sudah pernah membawa nama kota Solo ke atas podium setelah dirinya berhasil menyabet Juara I dalam event Flatland Junior IIMS pada tahun 2011. Prestasi yang hampir sama juga pernah diraihnya saat mengikuti ajang kompetisi yang sama pada tahun berikutnya, hanya saja Solo BMX Flatland hanya meraih posisi juara II di Salatiga dan juara III di Jakarta.
Girardt mengatakan bahwa prestasi dan potensi anak muda di bidang olahraga tidak bisa diremehkan dan bahkan sudah banyak bukti yang bisa kita lihat saat ini. Yang dibutuhkan bagi anak-anak muda ini adalah ajang untuk berlatih dan berkreasi. Selama ini tempat mereka berlatih kurang representatif karena hanya mengandalkan lahan datar dan terbuka di Stadion Manahan. Memang tempatnya cukup luas, namun tentunya masih jauh dari kesan nyaman dan kondusif. Sebagai contoh, ketika hujan turun latihan, dengan terpaksa mereka harus menghentikan latihan sebab lapangan menjadi licin dan basah karena tidak ada penutup atapnya.

Komunitas ini mengharapkan pemerintah menyediakan dana untuk membangun tempat latihan indoor supaya latihan bisa terus berjalan kendati di luar sedang hujan. Ini penting mengingat dalam olahraga BMX terdapat banyak sekali trik-trik akrobatik untuk dapat melakukannya dengan baik maka dibutuhkan latihan yang sangat intensif. Selain itu diharapkan dengan adanya tempat berlatih yang representatif maka ini akan memicu minat pemuda lainnya untuk ikut bergabung sehingga lebih memberikan manfaat positif bagi para anak muda ketimbang cuma menghabiskan waktu nongkrong untuk kegiatan yang tidak jelas.

Sekian artikel saya yang ke-56, berikutnya saya akan membahas tentang Komunitas sepeda BMX Kudus




KOMUNITAS BMX PURWAKARTA



KOMUNITAS BMX PURWAKARTA



BMX memang olahraga yang sangat mengasyikkan. Namun, olahraga ini tak sembarang orang yang bisa mengikutinya karena perlu nyali dan keberanian. Tanpa itu, jangan harap Anda bisa memainkannya.

Siang itu tampak sebuah sepeda diletakkan melintang di tengah jalur. Anehnya, sepeda diletakkan secara terbalik dengan posisi ke dua roda berada di atas. Tak jauh dari itu beberapa remaja tengah bersiap mengambil ancang-ancang di atas sepedanya.

Lalu, dengan kecepatan tinggi sepeda tersebut dikayuhnya menuju sepeda terbalik yang ternyata dijadikan halang rintang. Hap, tepat beberapa senti sebelum menabrak rintangan, dengan cekatan si pengayuh mengangkat sepedanya, terbang sesaat melewati rintangan dan mendarat dengan sempurna.

Pemandangan tersebut terlihat di salah satu sisi area Situ Buleud Purwakarta. Sekumpulan anak muda bersepeda yang tergabung dalam Komunitas BMX Purwakarta bernama Cyclone, secara rutin setiap hari Sabtu dan Minggu berlatih di area tersebut. Adapun atraksi yang baru saja mereka lakukan dinamakan jumping obstacle yang merupakan bagian dari gerakan free style.

"Cyclone berdiri sejak tahun 2008 silam, namun komunitas BMX di Purwakarta sudah ada sejak lama. Adapun Cyclone mungkin satu-satunya komunitas BMX di Purwakarta yang masih eksis hinga kini,” ujar Ketua Cyclone Egi Tian Wardana kepada RMOLJabar, Minggu (8/2).

Dikatakannya, hingga kini anggota Cyclone terdiri dari puluhan remaja penggemar sepeda, khususnya BMX.

"Kami tak mengkhususkan suatu jenis sepeda, namun rata-rata anggota memiliki sepeda jenis BMX. Sedangkan sebagian lagi jenis MTB (Mountain Bike). Asalkan memiliki ketertarikan atau hobi yang sama, apapun jenis sepedanya silakan bergabung dengan kami," tambah Egi.

Disinggung mengenai sarana pendukung untuk melakukan free style, Egi menjelaskan bahwa di Purwakarta sudah sangat layak.

"Untuk sarana natural, atau yang sudah ada di lingkungan Purwakarta, sudah cukup mendukung. Mulai dari flat track, trotoar, fasttrack dan lainnya. Begitupun halnya dengan sarana khusus, kami cukup memanfaatkan lapangan Situ Buleud," ujar Egi.

Hebatnya, meski masih terbilang baru, Cyclone pun rutin mengikuti kejuaraan free style di Bandung.

Sekian artikel saya yang ke-55, berikutnya saya akan membahas tentang Komunitas sepeda BMX Solo



KOMUNITAS BMX SERANG



KOMUNITAS BMX SERANG




Komunitas freestyle BMX Attack City Kota Serang menjadi salah satu ekstrem sport yang harus dipertimbangan.
Komunitas anak muda yang berdiri pada tahun 2009 ini, banyak meraih prestasi di tingkat lokal hingga Nasional.
Komunitas ini memiliki kurang lebih 50 anggota dengan beragam latar belakang profesi. Seperti, wirawasta, pelajar dan mahasiswa.
Bicara soal prestasi? Tak usah ditanya. Komunitas ini punya segudang prestasi, baik di tingkat lokal hingga Nasional.
BACA JUGA :
7 DES 2018
6 DES 2018
“Kita sering ikut lomba. Seperti tahun 2015 kemarin, lokasinya di Alun-Alun Kota Serang. Tahun 2017 untuk tingkat junior, komunitas kami juga juara,” ungkap Sandi, anggota Komunitas BMX Attack City, saat bincang santai dengan Milenia.id, Minggu (8/7/2018).
Komunitas yang biasa ngumpul di stadion Maulana Yusuf, Kota Serang ini juga membuka kesempatan untuk para milenia yang ingin bergabung. Syaratnya, para milenia punya sepeda jenis BMX.
“Di sini kita bisa belajar bareng. Kalian bisa gabung, langsung datang di tempat biasa kita latihan (Stadion Maulana Yusuf). Syaratnya cukup punya sepeda BMX,” ungkap dia.
Kendati demikian, tak dipungkiri meskipun olahraga ini terbilang ekstrem, banyak anak-anak BMX yang bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah. Tapi tentu saja  uang juga bukan segalanya, bagi mereka bisa bermain sepeda sudah menjadi sebuah hobi.
Penasaran dengan komunitas ini? para milenia bisa datang setiap sore di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang. Cobain sensasinya.




Sekian artikel saya yang ke-54, berikutnya saya akan membahas tentang Komunitas sepeda BMX Purwakarta